Kamis, 05 Mei 2011

Washington Pantau Operasi Dengan Laptop Mati?

Washington berulang kali mengubah jalan cerita perburuan Usamah bin Ladin, untuk meyakinkan publik bahwa mereka benar-benar telah membunuh orang yang bernama Usamah bin Ladin, musuh nomor satu Amerika Serikat yang dituding sebagai otak aksi teror di negara itu dan di seluruh dunia.

Tidak heran jika satu hari setelah pelaksanaan operasi itu, Gedung Putih merilis foto-foto yang menunjukkan suasana di Situation Room saat Obama, wakilnya Joe Biden dan Menlu AS Hillary Clinton serta pejabat keamanan lainnya menyaksikan secara langsung misi yang dijalankan Navy SEAL di Pakistan.

Hanya saja yang menjadi pertanyaan, mengapa dalam operasi sepenting itu, yang dilakukan di luar negeri dengan menerobos kedaulatan negara Pakistan, layar monitor laptop yang para pejabat penting AS dalam keadaan mati? Hanya satu orang berpakaian militer di samping Obama yang terlihat seakan sedang mengoperasikan komputernya.

Sebagaimana diketahui Situation Room merupakan ruang pertemuan dan pusat manajemen intelijen yang terletak di basemen gedung West Wing -- tempat kantor-kantor kepresidenan berada. Ruang itu dilengkapi dengan peralatan keamanan dan komunikasi canggih, sehingga presiden bisa memantau dan memberikan komando secara langsung kepada pasukan Amerika Serikat yang sedang bertugas di seluruh dunia.

Dalam wawancara di acara 60 Minutes televisi CBS (04/5) Obama, yang melihat secara langsung jalannya operasi militer yang dilakukan pasukan khusus AS Navy SEAL, mengaku ditunjukkan gambar mayat Bin Ladin, dan dia merasa yakin itu adalah Bin Ladin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kamis, 05 Mei 2011

Washington Pantau Operasi Dengan Laptop Mati?

Diposkan oleh Wanita Sholehah di 01.32
Washington berulang kali mengubah jalan cerita perburuan Usamah bin Ladin, untuk meyakinkan publik bahwa mereka benar-benar telah membunuh orang yang bernama Usamah bin Ladin, musuh nomor satu Amerika Serikat yang dituding sebagai otak aksi teror di negara itu dan di seluruh dunia.

Tidak heran jika satu hari setelah pelaksanaan operasi itu, Gedung Putih merilis foto-foto yang menunjukkan suasana di Situation Room saat Obama, wakilnya Joe Biden dan Menlu AS Hillary Clinton serta pejabat keamanan lainnya menyaksikan secara langsung misi yang dijalankan Navy SEAL di Pakistan.

Hanya saja yang menjadi pertanyaan, mengapa dalam operasi sepenting itu, yang dilakukan di luar negeri dengan menerobos kedaulatan negara Pakistan, layar monitor laptop yang para pejabat penting AS dalam keadaan mati? Hanya satu orang berpakaian militer di samping Obama yang terlihat seakan sedang mengoperasikan komputernya.

Sebagaimana diketahui Situation Room merupakan ruang pertemuan dan pusat manajemen intelijen yang terletak di basemen gedung West Wing -- tempat kantor-kantor kepresidenan berada. Ruang itu dilengkapi dengan peralatan keamanan dan komunikasi canggih, sehingga presiden bisa memantau dan memberikan komando secara langsung kepada pasukan Amerika Serikat yang sedang bertugas di seluruh dunia.

Dalam wawancara di acara 60 Minutes televisi CBS (04/5) Obama, yang melihat secara langsung jalannya operasi militer yang dilakukan pasukan khusus AS Navy SEAL, mengaku ditunjukkan gambar mayat Bin Ladin, dan dia merasa yakin itu adalah Bin Ladin.

0 komentar on "Washington Pantau Operasi Dengan Laptop Mati?"

Poskan Komentar